Influencer Marketing dan Digital Ads. Pilih Mana ??
Social media menjadi tempat terbaik dan teramai untuk digunakan sebagai ladang untuk meletakkan iklan secara online. Apalagi dimasa pandemic orang lebih banyak menghabiskan waktu mereka di depan layer ponsel. Hal tersebut meningkatkan kesempatan iklan yang dimuat di social media lebih banyak peluang untuk dilihat audiens.
Apapun iklan yang diletakkan di sosmed, pasti ada strateginya; dari menggunakan fitur ads pada platform social media atau pun menggunakan influencer marketing. Gimana sih cara kerja kedua strategi tersebut ?
Yukk bahas dulu Influencer Marketing.
Influencer Marketing
Strategi marketing ini menggunakan para Influencer atau Content Creator dengan impressions dan reach konten yang spesifik, untuk memasarkan produk, atau layanan dari suatu brand atau perusahaan. Kita mengirimkan produk ke influencer yang kita pilih, dan influencer tersebut akan memikirkan ide konten yang sesuai dengan gaya masing-masing influencer tersebut. Simpel kan?
Apa aja sih keuntungannya ?
1. Mendapatkan review yang kredibel dan terpercaya. Influencer atau content creator sudah memiliki audiensnya masing-masing. Sehingga konten yang mereka buat akan lebih mudah disampaikan ke audiens mereka. Kedekatan emosional antara konten dan audiens juga akan lebih dapet.
2. Bisa menjangkau ke audiens yang lebih luas. Mungkin kita bisa lupa kategori audiens mana saja yang kita kelompokkan, nah dengan menggunakan influencer marketing kemungkinan kesalahan itu bisa tertutupi.
3. Kamu akan mendapatkan konten baru yang sudah diproduksi oleh content creatornya. Selain itu konten yang kamu dapatkan juga bervariasi sesuai dengan karakter content creatornya. Jadi audiens yang kamu targetkan tidak bosan dengan tipe konten kamu.
Digital Ads
Digital ads adalah jenis komunikasi marketing yang digunakan oleh suatu perusahaan untuk mempromosikan atau menginfokan brand, produk, atau layanan milik mereka dengan menggunakan channel digital.
Channel digital ini bisa bermacam-macam, mulai dari youtube, facebook dan Instagram. Pernah kan kamu saat lihat-lihat story temen kamu tiba-tiba ada iklan yang muncul. Nah itu yang dinamakan digital ads. Atau, … disaat kamu searching di google, pasti akan ada iklan yang muncul sesuai rekomendasi kamu, nah itu berasal dari google atau facebook ads.
Ini keuntungan yang bisa kamu dapetin kalua kamu menggunakan Digital Ads sebagai strategi marketing kamu:
1. Bisa menargetkan kategori audiens berdasarkan umur, kesukaan, lokasi, gender, dan lain sebagainya. Hal ini membuat iklanmu jadi makin tepat sasaran.
2. Data lebih mudah terukur. Di setiap fitur ads pada social media bisa mengeluarkan report yang bisa kamu olah nantinya. Kamu bisa mengevaluasi ads yang sudah kamu jalankan dan menambal kekurangan dari ads yang sudah kamu setting sebelumnya.
3. Bisa menyampaikan brand value langsung ke audience. Kamu bisa langsung menyatakan nilai positif brand kamu dan kamu publish iklannya sesuai dengan kategori yang sudah kamu atur, maka value dari brand kamu langsung tersampaikan dan tepat tujuan.
4. Cost efficiency. Kamu bisa atur budgeting lho di fitur ads sosmed. Jadinya, kamu bisa lebih berhemat deh. Jika kamu bisa mengoptimalkan target audiens kamu, kamu bakal lebih bisa menghemat budget iklan yang kamu buat.
Nah itu tadi keuntungan yang bisa kamu pertimbangkan untuk menentukan kapan kamu menjalankan Digital Ads dan kapan kamu menjalankan Influencer marketing. Pasti ada kelebihan dan kekurangan dari masing-masing strategi marketing tersebut.